Chat with us, powered by LiveChat

Rabu, 12 April 2023

Aksi Biadab Oknum Pengasuh Ponpes Tega Cabuli 14 Santrinya di Batang

 Aksi Biadab Oknum Pengasuh Ponpes Tega Cabuli 14 Santrinya di Batang

Dunia Mereka - Pelecehan seksual dan hubungan seksual dengan anak di bawah umur kembali terjadi di wilayah administratif Batang Jawa Tengah. Celakanya, peristiwa itu melibatkan seorang guru ngaji yang lalai yang juga merupakan sipir sebuah pondok pesantren di Desa Wonosegoro, Kecamatan Bandar, Kabupaten Batang, Jawa Tengah.

Kapolda Jawa Tengah Ahmad Luthfi membeberkan motif guru mengaji sekaligus pengasuh pesantren di Desa Wonosegoro, Kecamatan Bandar.

"TKP. Pelecehan seksual atau hubungan seksual dengan anak di bawah umur ini terjadi di sebuah pondok pesantren di distrik Bandar dan kami mengamankan pelaku dan menangkap serta menahannya." kata Irjen Pol Ahmad Luthfi dalam jumpa pers, Selasa (11 April 2023).

“Jadi korbannya kurang lebih 14 mahasiswi. 8 diantaranya setelah dilakukan visum et repertum, dinyatakan positif keguguran dan dipastikan karena hubungan badan. Meski sisa 6 korban masih sehat, namun tergolong cabul," lanjut Kapolda.

Diketahui pelaku Wildan Mashuri (57) yang merupakan guru mengaji dan petugas kebersihan sebuah pesantren, aktif sejak 2019 hingga saat ini.

“Modus operandi pelaku membangunkan mahasiswi di pagi hari, mengajak pelaku ke kantin dan TKP lainnya, kemudian pelaku mengajak korban berhubungan badan dengan janji karomah.

Selain itu, pelaku juga mengklaim bahwa perbuatan tersebut merupakan persetujuan yang sah dan persetujuan sedemikian rupa sehingga menjadikan mereka sebagai suami istri, kemudian korban melakukan persetubuhan dengan syarat korban tidak boleh memberitahukan kepada orang tuanya," kata Kapolda.

Setelah melakukan persetubuhan dengan korban, korban diberi uang atau jajan dan tidak diperbolehkan memberitahukan kepada orang tuanya bahwa pelaku dan korban telah menikah secara sah. Korbannya adalah 14 mahasiswi saat itu, hanya satu yang sudah dewasa. Berdasarkan perkembangan, kemungkinan jumlah korban akan terus bertambah.

"Polda Biddokkes Jateng sedang menangani trauma tersebut, dan kami mengirimkan tim dari Dinas Psikologi Polda Jateng untuk pemulihan," lanjutnya.

Tersangka dijerat dengan Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2014, yang mengubah Undang-Undang Perlindungan Anak Nomor 23 Tahun 2002, dengan ancaman hukuman maksimal 15 tahun ditambah sepertiga dari pidana maksimal, apalagi jika terlibat guru. 20 tahun penjara.

Selain Kapolda Jateng Ahmad Luthfi dan Kapolda Batang, Gubernur Jateng Ganjar Pranowo juga hadir dalam jumpa pers yang digelar di Polres Batang.



Seorang Guru SD Jadi Korban Penusukan Oleh Tetangganya Sendiri Hanya Gegara Seringnya Cekcok

 Seorang Guru SD Jadi Korban Penusukan Oleh Tetangganya Sendiri Hanya Gegara Seringnya Cekcok


DUNIA MEREKA - Begitu nahas nasib pria yang sehari-hari bekerja sebagai Seorang guru SD, gara-gara sering cekcok ia jadi korban penusukan oleh tetangganya sendiri. 

Kapolsek Kebayoran Baru, Kompol Tribuana Roseno penusukan tersebut terjadi di Gang Mushola Al Awwabin, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan pada Selasa (11/4/2023) dini hari.  "Iya betul. Tadi subuh," kata Tribuana saat dikonfirmasi

Tribuana menuturkan kronologis penusukan tersebut bermula dari adanya aksi keributan korban dengan pelaku berinisial M.    

Kasus tersebut bermula antara korban dan pelaku yang saling kenal cekcok hingga terjadinya aksi penusukan tersebut. 

Pihaknya mendapati adanya dugaan pelaku penusukan tersebut mengalami kelainan.    

"Kemungkinan agak kelainan, jadi dia sama beberapa warga sering ribut kaya gitu. Sering ngancem sering apa, kemungkinan ada kelainan," ungkapnya. 

Sementara itu, pihaknya tengah mendalami penyebab aksi penusukan yang bermula dari cekcok antar pelaku dan korban

Kata ia saat ini korban masih menjalani perawat di RS Fatmawati akibat luka tusukan pada bagian leher dan pipi. 


"Kita belum tahu, karena Korbannya lagi di rawat kan. Belum bisa dimintai keterangan. 

Jadi intinya ada cek-cok, ribut-ribut belum tau masalahnya apa. Kemudian dia ditikam gitu lah. Pelaku masih dicari," pungkasnya

Selasa, 11 April 2023

Terungkap Pemilik Pabrik Ganja Sintesis di Garut Ternyata Pemiliknya Seorang Mahasiswa

 Terungkap Pemilik Pabrik Ganja Sintesis di Garut Ternyata Pemiliknya Seorang Mahasiswa


DUNIA MEREKA - Satuan Reserse Narkoba Polres Garut akhirnya berhasil membongkar pabrik rumahan ganja sintetis yang sudah beroperasi sekitar satu tahun. 

Parahnya, ketiga tersangka yang mencampur dan menguasai ganja sintetis itu ternyata masih mahasiswa. 

Kepala Satuan Narkoba AKP Polres Garut. Jimy Ridwan Sihite mengatakan, dalam penyerangan itu, ketiganya berinisial FMH (21), ZM (21) dan MA 19 menciptakan ganja sintetis. 

Maka diamankan beberapa kilo bahan baku dan obat kimia berupa rempah ganja sintetik. 


"Termasuk ganja sintetis 0,5 kg siap edar, sudah diamankan," katanya dalam keterangan di Polres Garut, Senin, 10 April 2023. Berdasarkan hasil pemeriksaan, produksinya hingga lebih dari empat kali lipat. dengan keuntungan bulanan Rp 25 juta. 

Tujuan penjualan ganja sintetis adalah kepada sesama pelajar dan mahasiswa. “Jadi ketiga mahasiswa ini jualan ke mahasiswa lain dan jualan ke mahasiswa secara online,” kata Jimmy.


Jimmy melanjutkan, kelompoknya berhasil mendapatkan beberapa kilogram ganja sintetis berbahan dasar ganja, obat kimia, timbangan, pewarna dan ganja sintetis yang siap dibagikan.

 Tersangka dijerat Pasal 111 dan/atau 112 dan/atau 114, Pasal 132 Undang-Undang Narkotika RI Nomor 34 Tahun 2009. "Ketiganya terancam hukuman maksimal 20 tahun penjara," pungkasnya.

Minggu, 09 April 2023

Adik Tega Tikam Kakak Kandung hingga Tewas Hanya Gegara Mie Goreng

 Adik Tega Tikam Kakak Kandung hingga Tewas Hanya Gegara Mie Goreng


DUNIA MEREKA - Rivan (27) menemui nasib tragis.Seorang warga Karang Agung, Kecamatan Lalan, Kabupaten Musi Banyuasin, Sumatera Selatan, tewas setelah ditikam adiknya sendiri yang  berusia 15 tahun dengan huruf AL

Kakak beradik ini tewas ditikam pada Sabtu 8 April 2023 pukul 03.00 WIB di rumah keduanya di Karang Agung, Kecamatan Lalan.  
 
Berdasarkan informasi yang diterima, kejadian berawal dari hal sepele, yang membuat korban marah, bahkan menampar AL dan mencekik  AL. 

Itu karena adiknya hanya membeli satu bungkus mie goreng. Setelah memarahinya, AL memotong bawang dan kangkung untuk dimasak. 


Setelah mendapat perlakuan tersebut, AL langsung spontan menikam tubuh korban dengan pisau di tangannya. 
Pisau mengenai perut  kiri, menyebabkan korban  pingsan

Korban dinyatakan meninggal dunia sesaat setelah  dibawa ke Puskesmas PT BKI. Kapolsek Musi Banyuasin AKBP Siswandi membenarkan kejadian tersebut melalui Kapolsek Lalan Iptu Hasurungan Hutaju. 

Korban dan anak yang berkonflik dengan hukum  adalah saudara kandung dan tinggal dalam satu rumah.


Heboh!!Video Pemukulan Kadis Dikbud Kolaka Timur Oleh Kabid hingga Mimisan

 Heboh!!Video Pemukulan Kadis Dikbud Kolaka Timur Oleh Kabid hingga Mimisan

DUNIA MEREKA  - Jagad Raya Sultra dikejutkan dengan adegan pemukulan yang dilakukan Plt Direktur Biro Pendidikan dan Kebudayaan Itä-Kolaka. Panglima Herman Amin tampil di hadapan anak buahnya pada Rabu, 5 April 2023. 

Peristiwa itu viral dan terekam video berdurasi 2,25 detik. Pemukulan Plt Kadis dilakukan oleh Direktur Kebudayaan dan Kebudayaan Kolkata Timur Muhtar Syamsuddin. Kisruh keduanya bermula saat Kadis mengadakan pertemuan dengan beberapa tokoh masyarakat di ruangannya.

Dalam video tersebut, terdengar Pemimpin Kebudayaan, Pendidikan dan Kebudayaan Coltim Timur meminta duel melawan Pemimpin Pendidikan dan Kebudayaan Coltim Timur. 


"Pak, kalau mau ke sini, ke sini kalau mau," kata Kepala Dinas Kebudayaan, Pendidikan, dan Kebudayaan Kaltim dalam video tersebut.

Dalam video berdurasi 2,25 detik itu, Muhtar tampak emosional dan melontarkan kata-kata tidak pantas kepada Herman. Keributan tersebut disaksikan oleh pejabat Kementerian Dalam Negeri setempat yang berusaha memisahkan keduanya.

Dalam video itu, Herman mimisan setelah dipukul Muhtar. Meski demikian, ia tetap terlihat tenang di depan Muhtar yang emosional. Herman Amin membenarkan adanya aksi pemukulan melalui telepon seluler. "Kokous (Muhtar) masuk begitu dia menendang pintu dan memukul saya," katanya.

Muhtar dikabarkan melakukan hal tersebut karena tidak menerima penggantian PPTK yang dilakukannya. Meski dia mengatakan perubahan itu dalam kewenangannya sebagai manajer untuk membuat janji atas kebijakannya sendiri. “Seharusnya dia meneliti sendiri dan tidak bertanya apa tugas utama saya,” pungkasnya

Sementara itu, Kadis Kominfo Koltim, Nyoman Abdi, mengatakan kepada media bahwa hal tersebut hanyalah caci maki.

Kasus tersebut saat ini ditangani secara internal oleh Pj Gubernur Kaltim. melalui Manajer Distrik Abdul Aziz.




Nekad, Pria Paruh Baya Cabuli Remaja Laki - Laki karena Sudah Tertarik Sejak Lama

 Nekad, Pria Paruh Baya Cabuli Remaja Laki - Laki karena Sudah Tertarik Sejak Lama


DUNIA MEREKA - Polisi menangkap seorang pria paruh baya berinisial FC Kota Manado, Sulawesi Utara (Sulut).

Polisi menangkap seorang pria berusia 55 tahun karena menganiaya seorang anak laki-laki berusia 15 tahun di kamar mandi. Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Manado Kompol Sugeng Wahyudi Santoso mengatakan, penangkapan para pelaku itu berdasarkan penyelidikan yang dilakukan setelah mendapat laporan dari orang tua korban

Dalam laporannya, pelaku diduga mencabuli korban sebanyak tiga kali.

"Pelaku ditangkap setelah mendapat laporan dari orang tua korban dan berdasarkan pemeriksaan, pelaku melakukan perbuatan asusila sebanyak 3 kali," kata Kompol Sugeng Wahyudi Santoso pada Minggu, 8 April 2024. Sugeng menjelaskan, aksi keji FC dilakukan di rumahnya di Kecamatan Kalawati, Minahasa Utara (Menit). Di sana, korban dicium kemudian dibawa ke kamar mandi untuk dicabuli.

"Jadi korban diajak ke rumah pelaku. Dan saat korban ada di sana, pelaku mencium korban lalu pelaku membawa korban ke kamar mandi untuk dilecehkan," ujarnya. 

Hasil penyelidikan para pelaku mengungkapkan, perbuatan cabul tersebut dilakukan sejak tahun 2022. Orang tua korban baru mengetahui perbuatan tidak pantas tersebut. Adapun motif pelaku mengaku sangat tergila-gila melihat remaja laki-laki.

"Kejadiannya tahun 2022, tapi orang tua korban lapor ke Polres Manado. Tahun ini, akhirnya kami dapat petunjuk dan tangkap pelakunya Jumat lalu. Kalau motifnya ingin ketemu cowok," terang Sugeng.


Seorang Wanita Tega Tendang Muka Temannya Hanya Perkara Sepele

 Seorang Wanita Tega Tendang Muka Temannya Hanya Perkara Sepele


DUNIA MEREKA - Viral di jejaring sosial, bullying yang berujung penganiayaan terhadap seorang perempuan muda di bawah umur. 

Salah satunya diunggah di akun Instagram @wargajakarta.id. Penganiaya adalah temannya sendiri. 

Peristiwa itu terjadi di sebuah taman di kawasan Papanggo Tanjung Priok, Jakarta Utara. Peristiwa ini terjadi pada Selasa malam, 4 April 2023. PEREMPUAN MINA BERSAMA TEMAN DI KECAMATAN TJ PRIOK, PAPANGGO. 

Seorang wanita di bawah umur diserang oleh temannya di sebuah taman di Tanjung Priok, Kecamatan Papanggo, Jakarta Utara pada Selasa malam (4/4). Motif niat wanita ini untuk melecehkannya .. tidak diketahui, kawan," katanya, Rabu, 5 April 2023. 
  
Sementara itu, Kapolres Tanjung Priok Kompol Nazirwan membenarkan kejadian tersebut. Polisi yang mengetahui kejadian tersebut langsung mendatangi dan menyelidiki anak haram tersebut. “Ya benar, di Papanggo ada anak di bawah umur yang dianiaya,” kata Nazirwan. 

Dia menjelaskan, kejadian bermula saat korban berinisial SPA (14) meminta barang yang  dipinjam dari pelaku N (14). Barang milik korban yang digeledah antara lain pakaian, sendal, tiket kereta api dan uang tunai Rp 35.000. 


“Korban meminta barang yang dipinjam dari pelaku, namun pelaku malah mengajak korban untuk berduel jika ingin barang tersebut dikembalikan,” ujarnya. Dia menambahkan, pelaku menyerang korban dengan kakinya dan memukul kepalanya dengan tangan kosong. Dia melanjutkan, saat itu para pelaku  berada di  Polsek Tanjung Priok untuk pemeriksaan lebih lanjut. 

 "Korban ditendang dan dipukul di kepala. Kami masih menyelidiki apa yang menyebabkan penganiayaan itu. Mohon bersabar ya teman-teman," ujarnya.





Terjaring Razia Ramadhan 6 PSK di Makasar, 3 Diantaranya Masih Dibawah Umur

 Terjaring Razia Ramadhan 6 PSK di Makasar, 3 Diantaranya Masih Dibawah Umur


DUNIA MEREKA - 6 wanita diduga pekerja seks komersial (PSW) dan 2 pria ditangkap dalam penggerebekan di kota Makassar, Sulawesi Selatan, saat bulan suci Ramadan. Dinas Sosial (Dinsos) Makassar langsung mengamankan enam PSK. 

Ketua Armin Paera, Pelaksana Tugas Direktur Jamsostek Makassar, mengatakan, 3 dari enam PSK yang dilindungi adalah anak di bawah umur. Mereka disebut-sebut menjajakan diri di berbagai wisma dan hotel  di kota Makassar.
 
 “Saat penyerangan, kami menemukan ada 6 perempuan, kemudian 2 laki-laki, dan 3 di antaranya  masih di bawah umur. Mereka diduga terlibat prostitusi," kata Armin Paera dalam keterangannya, Sabtu, 8 April 2023. 

Dia menjelaskan, penggerebekan beberapa wisma di kawasan Panakukkang Makassar. Tujuan penggerebekan itu untuk mengidentifikasi penyakit masyarakat. , yakni pekerja seks yang masih beroperasi. 

“Makanya para PSK ini kita targetkan untuk menghentikan aktivitasnya di bulan suci Ramadhan ini,” ujarnya.
 
Terkait sanksi yang diajukan, Armin mengatakan, pihaknya akan melakukan pemeriksaan dengan memeriksa dan kemudian memanggil orang tua keenam perempuan tersebut. 


Mereka kemudian dirujuk ke pusat rehabilitasi di bawah Dinas Kesejahteraan Sosial Sulawesi Selatan jika  terbukti terlibat  prostitusi
 
“Setelah itu kita bawa ke dinas sosial untuk evaluasi, kemudian kita serahkan  ke orang tua, agar bisa diarahkan ke dinas sosial kabupaten Mattiro Deccengi,” jelas Armin. Selain itu, Armin menambahkan selama bulan suci Ramadan, pihaknya tidak akan menghentikan serangan penyakit lokal dengan menertibkan  waria dan PSK. 
 
“Alhamdulillah kita  terus memantau waria dan PSK selama Ramadan ini,” jelasnya.



Wanita Pemandu Karaoke di Kediri Diciduk Polisi ,Simpan 5 Gram Sabu

 Wanita Pemandu Karaoke di Kediri Diciduk Polisi ,Simpan 5 Gram Sabu

DUNIA MEREKA - Pemandu karaoke perempuan itu diamankan oleh tim Satresnarkoba Buser Polres Kedir karena memiliki narkoba jenis sabu.
Wanita berusia 39 tahun itu diketahui berinisial SI alias I. Ia tinggal di Desa Kolaki, Kecamatan Ngadiluwihi, Kabupaten Kediri.

Kepala Satuan Narkoba Polres Kediri AKP Roni Robi Harsono mengatakan, penangkapan pelaku bermula dari penyelidikan atas informasi yang diterima dari masyarakat.

"Aktris SI alias I diamankan di rumahnya," kata AKP Roni, Sabtu (4/8/2023). Selain mengamankan pelaku, polisi juga menyita banyak barang bukti yang diduga milik SI alias I.
Barang bukti berupa sabu seberat 5,08 gram, 1 pipet kaca, 1 timbangan digital, 1 bong, 1 korek api, 1 handphone dan 1 paket klip plastik.

Pelaku tidak bergerak setelah ditangkap. Diduga para pelaku tersebut tidak hanya mengkonsumsi, tapi juga mengedarkan", kata Kepala Dinas Narkoba tersebut.

Kepala bagian narkoba juga mengumumkan bahwa pelaku saat ini sedang diperiksa untuk penyelidikan lebih lanjut. "Kami masih mendalami kasus tersebut untuk mengungkap keterlibatan pihak lain," kata AKP Roni.




Niat Ibadah Salat Tarawih, Siswi SMP di Jeneponto Diperkosa 4 Pria

 Niat Ibadah Salat Tarawih, Siswi SMP di Jeneponto Diperkosa 4 Pria


DUNIA  MEREKA - Gadis yang masih duduk di bangku SMA di Kabupaten Jeneponto, Sulawesi Selatan itu diperkosa oleh 4 pria. Empat pelaku kriminal mengasuh seorang siswa SMA berinisial NA di gedung sekolah tersebut. 

Kasat Reskrim Polres Jenepont AKP Supriadi Anwar mengatakan pelaku yang memperkosa korban adalah tetangganya sendiri. 
Korban dibawa ke gedung sekolah dan diperkosa secara bergantian.

"Dengan demikian, korban yang masih duduk di bangku SMP dibawa ke gedung sekolah pada malam itu juga dan langsung digilir oleh para pelaku lingkungan," kata Supriadi dalam keterangan tertulis, Sabtu, 8 April 2023. 


Ia menjelaskan, peristiwa pemerkosaan bermula saat korban sedang melaksanakan shalat tarawih di masjid pada Kamis, 6 April 2023. Sebelum sampai di masjid, korban dicegat kemudian dibawa ke gedung sekolah dan diperkosa secara bergantian. "Korban ini hendak shalat Tarawih, tiba-tiba diculik dan dibawa ke gedung sekolah dan diperkosa," ujarnya.

Setelah diperkosa, korban ditinggal. Keluarga korban yang mengetahui kejadian tersebut langsung melaporkannya ke polisi. Polisi kemudian melakukan penyelidikan dan menangkap 2 pelaku, ER (22) dan S (24). Sementara dua penjahat lainnya terus mengejar para buronan.

“Dua pelaku telah ditangkap, 2 buron. Nama dua pelaku yang ditangkap adalah ER (22) dan S (24). Mereka ditahan di Rutan Polres Jeneponto.


Jumat, 07 April 2023

Cintanya Ditolak, Pria 40 Tahun di Tasik Ngamuk dengan Aksi Pedangnya

 Cintanya Ditolak, Pria 40 Tahun di Tasik Ngamuk dengan Aksi Pedangnya


DUNIA MEREKA - GS (40 tahun) mengamuk dan menghancurkan rumah RS (46) dengan pedang. Pasalnya GS tergila-gila dengan gadis RS  berusia 16 tahun, namun cintanya ditolak.  

Rumah tersebut terletak di Jalan Padasuka, Desa Lengkongsar, Kecamatan Tawang, Kota Tasikmalaya, Jawa Barat. Itu terjadi pada Rabu (29/3) pukul 07.00 WIB. 

GS dan RS sebenarnya bersaudara. Rumah mereka  bersebelahan. 
 
Masalah ini bermula ketika GS jatuh cinta dengan seorang gadis di RS yang masih duduk di bangku SMA. Pagi itu, api kecemburuan membakar hati GS saat melihat sang gadis membawa kekasihnya. 


"Pelaku cemburu, marah, bahkan bertengkar dengan pihak rumah sakit," kata Wakapolres Tasikmalaya Dhoni Erwanto, Kamis (4/7) malam. 
 
GS pun mengambil pedang lalu  membabi buta mendobrak rumah RS: Dia memotong bendera di depan rumah, merusak tembok, juga merobohkan pagar. Kerusakan yang ditimbulkan setidaknya 10 juta rubel. 

Polisi  menangkap GS di rumahnya tanpa perlawanan. Pedang bergagang kayu juga disita sebagai  bukti perusakan.



Seorang Pelajar di Bintan Ditangkap Polisi karena Jadi Kurir Sabu

 Seorang Pelajar di Bintan Ditangkap Polisi karena Jadi Kurir Sabu

DUNIA MEREKA - Bintan - Polisi menangkap seorang mahasiswa berinisial PT (17) yang tinggal di Tanjungpinang, Kecamatan Toapaya, Kabupaten Bintan, Kepulauan Riau. PT ditangkap karena bertindak sebagai kurir narkoba sabu. 

"PT itu siswa SMA. Dia ditangkap saat kami melakukan operasi di Pekat Selig," kata AKP Iwan Nopriawan, Kepala Satuan Narkoba Polres Bintan, Jumat (4 Juli 2022). 
 
Penangkapan mahasiswa tersebut bermula dari informasi yang diterima polisi tentang penjualan narkoba jenis sabu. Setelah dilakukan pengejaran, PT tersebut akhirnya diamankan polisi. PT mengaku saat diinterogasi ada yang memberi perintah. 
 
"Dia mengatakan dalam pengakuannya ada  yang menyuruhnya  mengambil sebungkus sabu. Bungkusan sabu itu ada di dalam kotak rokok," ujarnya. 


Polisi saat ini sedang menyelidiki keadaan lain terkait penangkapan tersebut. Hasil kajian peneliti PT mengaku baru pertama kali menerima paket tersebut. 
 
“Pengakuan pelaku cilik itu baru pertama kali mengonsumsi sabu. Tapi masih kita selidiki. Dia mengaku dimintai tolong oleh rekannya. Pengakuan pelaku juga tidak meyakinkan. Tapi kita masih mendalami itu," ujarnya negatif 
 
Dari tangan pelaku, polisi menyita beberapa barang bukti berupa paket sabu seberat 25,39 gram, timbangan digital, sebungkus rokok, dan handphone pelaku. 

"Dalam hal ini kami berusaha membantu anak yang bermasalah hukum dengan tersangka yang masih muda. Kami juga mempercepat prosesnya," ujarnya.



Ferdy Sambo Naik Banding,Eks Komnas HAM Tidak Setuju Hukuman Mati

 Ferdy Sambo Naik Banding,Eks Komnas HAM Tidak Setuju Hukuman Mati

DUNIA MEREKA - Mantan Kadiv Propam Polri, Ferdy Sambo  mengajukan kasasi ke Pengadilan Kasasi DKI Jakarta atas vonis mati yang dijatuhkan kepada Yosua Hutabarat alias Brigadir J. 

Keputusan akan diambil minggu depan, tepatnya 12 April 2023. 

Mantan Komisioner Komnas HAM Nur Kholis tak menanggapi ketika mantan jenderal bintang dua itu masih divonis mati. Karena tidak sesuai dengan hak asasi manusia.  

"Saya tidak setuju dengan hukuman mati karena berbagai alasan, bukan hanya untuk Sambo, tapi untuk siapa saja," kata Nur Kholis dalam keterangan yang diterima awak media, Jumat (4 Juli 2023). 

Hanya Kholis yang menjelaskan bahwa kemungkinan hidup  adalah hak yang tidak bisa dicabut kecuali oleh Tuhan. 

Menurutnya, kejahatan berat pun cukup jika hukuman maksimalnya adalah penjara seumur hidup. 

Dalam hal apapun, meskipun kejahatan tersebut dianggap pengecualian, hukuman maksimumnya adalah, misalnya, penjara seumur hidup, tetapi bukan hukuman mati, katanya. 

Hanya Kholis yang percaya bahwa hukuman mati tidak berpengaruh terhadap kejahatan. Oleh karena itu,  hukuman mati dianggap tidak wajar bagi manusia, yang merupakan hak asasi manusia yang dimiliki setiap orang. 

"Jadi ini tidak ada hubungannya dengan mengurangi kejahatan," yakinnya. 

 Mereformasi sistem hukum 

 Hanya Kholis yang mengusulkan bahwa tugas mengurangi kejahatan bukan untuk  menghukum para penjahat dengan hukuman mati, tetapi untuk memperbaiki sistem peradilan agar lebih adil, tidak hanya turun tajam, tapi terus terang ke atas menuju kesejahteraan ekonomi yang lebih adil. pendidikan publik yang lebih tinggi. 

Meski menentang hukuman mati, Nur Kholis menyatakan tindakan Ferdy Sambo tidak bisa dibenarkan, apapun alasannya. Karena orang ini mengambil nyawa seseorang dengan paksa. 

“Saya tidak setuju dengan apa yang dilakukan Sambo, itu pasti salah. Tapi tidak pantas menjatuhkan hukuman mati, kalau mau maksimal, kasih hukuman seumur hidup," ujarnya.


Terungkap ,Pesta Gay di Kota Batu

 Terungkap ,Pesta Gay di Kota Batu

http://

DUNIA MEREKA - Kota Batu - Pesta gay digelar di Villa Kota Batu pada  2021 dan 2022. Peristiwa ini baru terungkap saat polisi menangkap salah satu  peserta dan penggagas pesta. 

Ketua Satpol PP Kota Batu Bambang Kuncoro mengaku tidak mengetahui adanya pesta gay  di kawasan Kota Batu. 

"Kami belum pernah menemukan kasus  (pesta gay)," kata Bambang
 
Bambang mengaku pihaknya menggelar patroli dan pengawasan di vila-vila. Patroli dan pemantauan dilakukan secara rutin. 
“Kami rutin patroli dan cek. 

Biasanya kami juga bekerja sama dengan instansi lain,” kata Bambang. 
 
Seperti diberitakan sebelumnya, polisi menangkap penggagas pesta gay di sebuah vila di Kota Batu berinisial FVA (29), warga Kecamatan Lawang, Kabupaten Malang. FVA ditangkap karena membagikan foto dan video di media sosial tentang pesta gay yang dia selenggarakan bersama empat peserta lainnya. 

Penyelidikan mengungkapkan bahwa FVA mengorganisir pesta gay  dua kali. Pesta pertama berlangsung pada Sabtu 4 Desember 2021 pukul 23.00 WIB di Desa Bulukerto, Kecamatan Bumiaj, Kota Batu. 
  
Sedangkan pesta lainnya digelar pada Sabtu (21/05/2022) pukul 23.00 WIB di Jalan Dewi Sartika Villa, Desa Temas, Kecamatan Batu, Kota Batu. 


Selama pesta, FVA dan 4 peserta  melakukan tindakan cabul dengan mengambil foto dan video telanjang diri mereka sendiri. Alat kelamin juga terbuka. 

Hasil foto dan video dari kedua kegiatan tersebut kemudian diunggah ke  media sosial Twitter dan Telegram. Untuk mengakses foto dan video melalui Telegram, Anda perlu mendaftar dengan membayar Rp 150.000 per minggu. 
 
Kini, 4 partisipan gay yang berasal dari luar Jawa masih dalam pencarian petugas perlindungan data.

Penggelapan 12 Unit Mobil Rental yang dilakukan Perempuan Asal Bali

 Penggelapan 12 Unit Mobil Rental yang dilakukan Perempuan Asal Bali


DUNIA MEREKA - Ni PA, perempuan yang kini menjadi tersangka penipuan dan penggelapan 12 unit mobil rental, melakukan aksi kriminalnya secara terkendali.
 
Banyak korban jatuh di bawah bujukannya. Dalam kasus ini, Bareskrim menerima 13 laporan polisi, semuanya terkait penipuan dan penggelapan. 

12 laporan tentang penggelapan mobil sewaan dan 1 laporan tentang barang palsu (SHM).
AKBP Suratno, Wakil Direktur Reserse Kriminal Polda Bali menjelaskan, pelaku dinilai cukup licik dalam melakukan komplotan. Sehingga banyak yang menetap dan menjadi korban penipuan

"Dengan profiling, orang tidak menyangka orang itu benar-benar kriminal," kata Suratno dari Polda Bali, Kamis, 6 April 2023. Selama operasi, Ni PA menyewa mobil sewaan. Dia kemudian ditempatkan di mobil sewaan. Kerugian yang diderita para korban mencapai 70-140 juta mahkota. 

Bahkan, tersangka kasus SHM palsu berhasil menipu korban dengan kerugian Rp 700 juta. "Kami kembangkan karena nama-nama yang tercantum dalam laporan SHM palsu itu adalah orangtuanya. Jadi tidak mungkin dia bekerja sendiri," kata Suratno.
Menariknya, selama hampir setahun penipuan dan penggelapan, hasil kejahatan digunakan untuk kebutuhan hedonistik. "Tersangka selalu berdagang mobil baru dan tinggal di hotel elit," kata Suratno. 


Polisi menuduh para pelaku melakukan penipuan dan penggelapan serta pemalsuan dokumen. Penyidik ​​juga meningkatkan kemungkinan bahwa tersangka akan diadili berdasarkan Pasal 64 dan 65 KUHP, yang mengatur tentang tindak pidana yang berkelanjutan. “Kita bicara dengan kejaksaan kalau bisa ditambahkan pasal ini. 

Menurut Pasal 64, kalau kejahatan dilakukan lagi setelah empat bulan, pasal ini bisa dituntut,” kata AKBP Suratno.



Seorang Waria Sakit Hati Bunuh Pria Baru Dikenal Karena Ditolak Bercinta

 Seorang Waria Sakit Hati Bunuh Pria Baru Dikenal Karena Ditolak Bercinta


DUNIA MAREKA - Surabaya -  Andri Trisnanto (21) kecewa begitu tiba di Desa Semboro, Jember. Tentu saja, saat ia jauh-jauh  dari Malang, ternyata seorang perempuan bernama Febby Ajjah yang ia kenal lewat Facebook ternyata adalah waria bernama Fikko Ariyanto.  Meski kecewa, Andri masih bisa menyembunyikan perasaannya. 

Buktinya dia masih mau mengajak Fikko ke salon tempatnya bekerja. 

Ia pun enggan menerima tawaran untuk tinggal di rumah kontrakan Fiko.
Di rumah itu juga, Fikko lalu dengan percaya diri menyatakan cintanya

Namun cinta Fikko itu bertepuk sebelah tangan sebab bukan waria yang diharapkan Andri. Jawaban penolakan ini rupanya membuat hati Fikko hancur.
 
Fikko tak kehilangan akal, kali ini ia mengajak Andri mabuk dengan memberi 12 butir pil dextro. Saat Andri mabuk, tanpa sungkan Fikko mengajak Andri ML melakukan hubungan intim. Namun meski mabuk pil, Andri  menolak ajakan ML Fiko. 
 
Sakit hati Fiko semakin menjadi. Ia pun mencoba membunuh Andri. Dalam keadaan mabuk, Fikko  memaksa Andri minum wine dan mengambil 12 meja lagi.  
 
Alhasil, Andri makin mabuk. Saat tak berdaya, Fikko menutupi wajah Andri hingga tertatih-tatih ke bantal. Jasad Andri kemudian diseret ke pinggir sumur dan dibuang ke dalamnya. 
  
Sebelum dimasukkan ke dalam sumur, Fikko mengikat tubuh Andri dengan  tali yang diikatkan pada enam genteng rumah. Tujuannya agar benda tersebut menjadi pemberat dan Andri mati tenggelam di dalam sumur.  
Byurrr... Tubuh Andri tenggelam. 

Fikko kemudian menutup sumur dengan anyaman bambu. Setelah membunuhnya, Fikko  menjual sepeda motor Honda BeAT milik Andri ke tetangga seharga Rp 1,5 juta. 
  
Usai membunuh sepeda motor Andri dan menjualnya, Fikko tidak langsung kabur, melainkan tetap tinggal di rumah kontrakan. Baru  sekitar 2 bulan kemudian ia melarikan diri ke Lumajang.  
 
Jumat, 22 September 2017, pemilik kontrakan, Aisyah datang ke rumah kontrakan. Kedatangannya bermaksud ingin membersihkan rumah kontrakan dan hendak menagih sewa yang belum juga dibayarkan Fikko.  
 
Namun di rumah itu, ia sudah tak mendapati Fikko. Sebaliknya, ia curiga saat bersih-bersih mencium bau menyengat dari dalam sumur. Ia kemudian melaporkan temuan itu ke warga setempat.  

Setelah diperiksa, ternyata pakaian orang tersebut mengambang di atas. Temuan itu langsung dilaporkan ke kantor polisi. Tidak butuh waktu lama untuk sekelompok petugas dan tim awal tiba. 
 
Polisi dan warga kemudian mengeluarkan kerangka manusia dari dalam sumur. Seluruh kerangka manusia  kemudian diangkat dan dikumpulkan. Polisi menduga kerangka tersebut korban pembunuhan.  
 
Sebab dari dalam sumur juga ditemukan genteng yang diikat dengan tali sebagai pemberat. Kerangka tersebut kemudian dievakuasi ke kamar jenazah RSUD Dokter Soebandi, Jember. Dari hasil identifikasi, jenazah merupakan Andri Trisnanto, warga Malang. 
  
Penyelidikan pun dimulai, polisi juga memburu Fikko, orang yang mengontrak rumah dan kini keberadaannya hilang. Empat hari kemudian, polisi menangkap Fiko Lumajang di Klakah. Fikko kemudian dibawa ke Polres Jember. 


"Korban datang ke Salonk pada Jumat sekitar  Mei 2017. Meski kecewa karena tersangka  adalah Wari, namun korban  menginap  di ruang tamu tersangka," kata Kapolsek Jember  AKBP Kusworo Wibowo. 
 
"Tersangka mengajak korban berhubungan badan, tapi korban menolak," imbuhnya. Pada Selasa, 20 Maret 2018, Pengadilan Negeri Jember memvonis Fikko Ariyanto  11 tahun  penjara. Vonis ini setahun lebih ringan  dari tuntutan jaksa sebelumnya. 
 
Menurut hakim Slamet Budiono, Fikko  melanggar Pasal 338 KUHP tentang pembunuhan. Selain itu, Fikko dan jaksa penuntut umum mengumumkan bahwa mereka menyetujui hukuman tersebut.

Diancam & Dianiaya Pelayan Cafe di Denpasar Bali oleh Bule Amerika

 Diancam & Dianiaya Pelayan Cafe di Denpasar Bali oleh Bule Amerika



DUNIA MEREKA - Disebutkan, warga negara Amerika Serikat (AS) berinisial RJD (37) itu mabuk, setelah itu ia mengancam dan menyerang kafe tersebut dengan pisau. 

Peristiwa itu terjadi pada Rabu (5/4/2023) sekitar pukul 23.30 WITA di Cafe Diamond, Jalan Tukad Badung, Kota Denpasar, Kecamatan Denpasar Selatan. 

"Orang tersebut membawa pisau, mengancam dan menyerang korban perempuan berinisial WO, 20 tahun asal Malang, yang bekerja di Cafe Diamond," kata Kapolres Denpasar Kombes Bambang Yugo Pamungkas saat ditemui wartawan di Polres Denpasar Selatan, Kamis. (06/04/2023). 

Warga negara Amerika itu pertama kali masuk ke Cafe Diamond dan memesan beberapa minuman. Sekitar 30 menit kemudian, pelaku tiba-tiba mengambil sebilah pisau dari celananya dan mengancam warnet wanita berinisial WO. 

"Diancam oleh pelaku, yaitu seorang wanita yang bekerja di Cafe Diamond berinisial WO, agar tidak pergi kemana-mana atau meninggalkan meja tempat pelaku duduk," kata Bambang.


Pelaku menyerang pramuniaga kafe hingga melukai kaki kiri seorang perempuan asal Malang, Jawa Timur, mencakar kaki kiri korban dengan pisau. 

Ini dilakukan sementara pelayan mengancam untuk tidak meninggalkan meja tempat dia berada.
Namun, gadis itu berhasil melarikan diri jika warga Amerika itu berhati-hati. Gadis kafe itu kabur dan meminta bantuan karyawan kafe lainnya. Melihat korban yang berhasil kabur, pria bule Amerika itu langsung marah dan mulai mengejar korban. Para penjahat juga merusak meja kafe.

"Saat itu pelaku juga mengacungkan pisau yang dibawanya ke arah tamu di kafe," jelas Bambang.
Pelayan kafe tersebut kemudian melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Denpasar Selatan. Beberapa saat kemudian, polisi berhasil menangkap pelaku dan saat ini ditahan di Polres Denpasar Selatan untuk penyelidikan dan penuntutan intensif atas kejahatan tersebut. 

Bambang menegaskan, kini tersangka adalah warga negara asing Amerika. Dia dijerat Pasal 12 (1) UU Darurat No. 12 Tahun 1951 dan Pasal 335 dan Pasal 351 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP), yang mengatur tentang ancaman dan pelecehan dengan pidana penjara paling lama 12 tahun.

Rabu, 05 April 2023

Terungkap,8 Kuburan Berisi 12 Jenazah Korban Penggandaan Uang

 Terungkap,8 Kuburan Berisi 12 Jenazah Korban Penggandaan Uang

Dunia Mereka - Kepolisian Daerah Jawa Tengah (Polda) Jawa Tengah mengungkapkan, dari 12 korban pembunuhan dukun pengganda uang Slamet di Kabupaten Banjarnegara, baru satu korban yang teridentifikasi, yakni Priyanto, warga Sukabumi. Para korban dimakamkan di delapan kuburan.
 
"Rinciannya, ada satu jenazah Priyanto dan sembilan jenazah yang belum teridentifikasi. Enam di antaranya laki-laki berusia 40-an dan 50-an, tiga perempuan berusia 25-an, dan perempuan berusia 35-an tahun." kata Kapolda Jateng Kompol Ahmad Luthfi, Rabu (4/5).
 
Ia mengatakan, berdasarkan hasil pemeriksaan medis, puluhan korban mati lemas dan tidak ada  kekerasan.  "Mereka semua mati lemas dan tidak ada luka kekerasan. Sementara isi semua jenazah sekarang dilaporkan sebagai motif pembunuhan," katanya.
 
Berdasarkan pemeriksaan tim DVI Polda Jateng dan pengakuan pelaku, ditemukan delapan lubang di dalam tanah yang berisi 12 mayat. Artinya, ditemukan satu jenazah warga Gunungkidul DIY yang dimakamkan Slamet di kuburan nomor dua. Kedua jenazah tersebut kemudian teridentifikasi sebagai pasangan suami istri warga Tasikmalaya yang dimakamkan di kuburan yang sama di lubang nomor tiga. Selain itu, dua warga Jakarta, laki-laki dan perempuan, dimakamkan bersama di lubang nomor empat.
 

Dua warga Palembang, satu untuk Mulyad. Akhirnya, dua warga Yogyakarta, laki-laki dan perempuan, dimakamkan bersama di lubang nomor delapan. 
“Jadi ada lima kuburan dengan dua jenazah. Menurut temuan, dua warga Tasikmalaya, laki-laki dan perempuan, dimakamkan di lubang nomor tiga. Dua mayat digali. Kemudian tiga lubang yang tersisa berisi satu tubuh. "Atas nama korban, atas nama Muyad, baru dilakukan perkembangan atas keterangan tersangka," jelasnya.
 
Jika masyarakat  merasa kehilangan anggota keluarganya, segera laporkan ke Polres Banjarnegara. 
Dalam laporan  warga, ia menegaskan hal itu akan memudahkan pemeriksaan ante mortem oleh tim DVI. "Mudah-mudahan masyarakat di wilayah Yogyakarta, Jakarta atau Tasik yang merasa keluarganya hilang atau belum kembali, segera menghubungi Polres Banjarnegara kami untuk melakukan ante mortem test. Untuk melengkapi penyelidikan," ujarnya. .



Bejat!!!, Perkosa Anak Tirinya Sebanyak 10 kali Sampai Hamil, Kemudian Membunuh Bayi Hasil Perkosaannya

 Bejat!!!, Perkosa Anak Tirinya Sebanyak 10 kali Sampai Hamil, Kemudian Membunuh Bayi Hasil Perkosaannya


Dunia Mereka - Nasib tragis menimpa seorang gadis belia berinisial AM (18) di Kampung Pulo Rengas, Sindang Jaya, Cabang Bungin, Kabupaten Bekasi.

AM berulang kali diperkosa oleh ayah tirinya sendiri AT (45) hingga hamil. Berdasarkan penyelidikan polisi, pelaku memperkosa korban sebanyak 10 kali dalam setahun terakhir.

Pelakut itu bahkan membunuh seorang anak dari hubungannya dengan putri tirinya. Kapolres Metro Bekasi Kombes Twedi Aditya Bennyahdi mengatakan, kelakuan buruk AT terungkap setelah pelaku memakamkan bocah cilik itu.


"Awalnya pada Sabtu (25/03/2023) sekitar pukul 18.00 WIB, lahir seorang anak laki-laki dari rahim korban di kamar mandi rumah kontrakan korban di Kampung Pulo Rengas," kata Twedi di Polres Bekasi, Rabu. (04.05.2023).
Pelaku yang mengetahui bahwa anak tirinya telah melahirkan dan anaknya menangis, panik dan langsung membunuh bayi yang baru lahir tersebut.

Pelaku membunuh anaknya dengan menutupinya dengan kain dan kemudian dianiaya.
Pelaku kemudian menguburkan anak kandungnya di Tempat Pemakaman Umum (TPU) dekat rumahnya. 


Kecurigaan tetangga di pemakaman

Penguburan bayi yang menurut pelaku akan berjaln mulus itu menimbulkan kecurigaan warga.
Warga yang merasa aneh dengan pemakaman bocah itu melaporkannya ke polisi
Polisi kemudian menyelidiki pelaku dan korban.

Hasil penyelidikan mengungkapkan, anak yang dikubur itu merupakan hasil pemerkosaan pelaku.
"persetubuhan terjadi sekitar 10 kali", kata Twedi. Korban dibujuk dengan diiming imingi telepon genggam.

"Selain diiming imingi dengan ponsel, pelaku tega memperkosa karena sering tidur bersama. Ibu kandung korban tidak mengetahuinya," kata Twedi.

Hadiah ponsel hanyalah tipu muslihat dan bagian dari skenario yang dibuat tersangka untuk menyalurkan hasrat liarnya.


Akibat perbuatannya, tersangka kini ditahan di Polres Metro Bekasi. 
Pelaku dijerat dengan dua pasal berbeda terkait pencabulan dan kekerasan terhadap anak.

“Pertama kekerasan terhadap anak di bawah umur, Pasal 3 UU RI No. 35 Tahun 2014 perubahan UU RI No. 23 Tahun 2002, yang ancaman hukumannya maksimal 15 tahun penjara dan/atau denda maksimal Rp 200 juta”, Tweedy . dikatakan
“Bahwa Saudara dijerat Pasal 81(3) UU RI No. 17 Tahun 2016 Tentang Peraturan Pemerintah Pengganti UU No. 1 Tahun 2016 Tentang Perlindungan Anak RI UU No. 23 Tahun 2002 Perubahan Kedua. Pidana penjara selama 15 tahun .. dengan sepertiga dari hukuman sebelumnya karena ancaman pidana," kata Twedi.



Wanita Asal Dayak,Ida Dayak yang Viral karena Kesaktiannya Menyenbuhkan Berbagai Penyakit

 Wanita Asal Dayak,Ida Dayak yang Viral karena Kesaktiannya Menyenbuhkan Berbagai Penyakit

Dunia Mereka - Ida Dayak saat ini sedang viral di media sosial karena konon bisa menyembuhkan beberapa penyakit. Mulai dari mengobati patah tulang hingga benjolan di payudara. 
 
Timur juga memiliki bentuk pengobatan yang  unik. Dijuluki Perempuan Kuat, ia mengenakan pakaian adat Dayak dan ikut menari agar perlakuannya terkesan berbeda
 
Selain itu,  Ida menggunakan minyak merah khas suku Dayak dalam pengobatannya. Minyak ini dipercaya ampuh mengobati berbagai penyakit. 
 
Di kanal YouTube pribadinya, Ida kerap membagikan momen-momen pengobatan pasien dengan berbagai penyakit. Salah satunya adalah seorang wanita dengan benjolan di payudaranya. 
Ida terlihat berulang kali memijat payudara wanita tersebut. Tak butuh waktu lama, Ida meminta wanita itu untuk meraba apakah benjolan di payudaranya masih ada atau sudah hilang. "Cobalah sekarang. Pegang dari atas ke bawah, bukan dari bawah. Benih besarmu sekarang kosong atau tidak?" tanya Ida dikutip Selasa (4/4/2023). 


"Kosong," jawab pasien. 
 
Kemampuan bangsa Timur dalam menyembuhkan penyakit langsung menarik perhatian masyarakat. Padahal, pasien yang ia tangani berasal dari berbagai daerah. 
Namun, ia kerap berpesan bahwa bukan dirinya sendiri yang menyembuhkan penyakit pasien, melainkan kehendak Tuhan.

Profil Ida Dayak menarik untuk diikuti setelah namanya belakangan ini populer di media sosial.
Lantas siapa sebenarnya Dayak Timur itu? Berikut profil lengkapnya 
 
Profil Pengguna Ida Dayak Nama asli Ida Dayak adalah Ida Andriyani. Ia lahir di Kabupaten Paser, Kalimantan Timur pada tanggal 3 Juli 1972. Saat ini nama Ida dikenal masyarakat karena kesaktiannya yang dapat menyembuhkan berbagai penyakit dalam waktu singkat.
 
Dalam setiap perawatannya, Ida Dayak menggunakan minyak merah khas suku Dayak. Minyak tersebut diyakini sebagai kunci kesembuhan pasien. 
 
Setiap kali merawat pasien, Ida Dayak selalu tampil dengan pakaian khas  Dayak. Selain itu, dia  harus memiliki musik untuk mengiringi tariannya, jadi berurusan dengan Ida Dayak  cukup menyenangkan. 
 
Menariknya, Ida Dayak tidak menggunakan sumber daya untuk merawat setiap pasien. Dia  mengoleskan minyak hanya pada bagian tubuh pasien yang bermasalah, lalu menggunakan metode pijat. 

 
kepercayaan Dayak Timur 
Orang Dayak Timur sendiri memeluk  Islam. Hal ini diketahui saat orang Dayak Timur merawat pasien. Ia selalu membaca kalimat tentang tauhid (laa illaha illallah) dan basmalah (bismillahirrahmanirrahim).


Umbar "Cerita Cinta di Laut China", Ini 5 Pengakuan Mengejutkan Mami Linda Tidur Dengan Teddy Minahasa

 Umbar "Cerita Cinta di Laut China", Ini 5 Pengakuan Mengejutkan Mami Linda  Tidur Dengan Teddy Minahasa 


Dunia Mereka - Teddy Minahasa divonis  mati dalam sidang Pengadilan Negeri Jakarta Barat pada Kamis (30/3/2023) setelah dinyatakan bersalah menggunakan sabu. Mami Linda alias Linda Pujiastuti sebelumnya  divonis 18 tahun penjara dan Rp 2 miliar dalam kasus yang sama. Pengakuan Mami Linda soal perselingkuhannya dengan Teddy Minahasa pun jadi sorotan. Dia melontarkan pernyataan mencengangkan soal hubungan spesialnya dengan mantan Kapolda Sumbar itu.
 
  Mami Linda yang bersaksi di persidangan, Rabu (3/1/2023), dikabarkan mengungkapkan sering meniduri Teddy Minahasa bahkan menjadi istri Siri. Berikut  5 pernyataan mengejutkan dari Mami Linda.


1. Tempat Pijat
 
 Saksi  Teddy Minahasa dan Teddy Minahasa bertemu Mami Linda di persidangan yang sama, terungkap pertama kali bertemu dengan Teddy Minahasa di  tempat pijat Hotel Classic pada tahun 2013. Diketahui Mami Linda  bekerja  sebagai GRO (Guest ) ) Manajer Relasi di Classic Hotel. “Jadi kalau  ada tamu pesan pijat, misalnya, lewat saya dulu. Saya lempar balik saja," kata Mami Linda. Namun, saat ditanya hakim soal hubungan  GRO karyanya dengan Teddy Minahasa, Mami Linda mengaku tak ada sangkut pautnya.
 
  Mami Linda dan Teddy Minahasa diketahui putus kontak hingga tahun 2019. Keduanya kemudian berhenti berkomunikasi. Linda Pujiastuti dan Teddy Minahasa tidak akan terhubung kembali hingga 2019.

 2. Mami Linda mengaku sering berhubungan badan dengan Teddy Minahasa 
 
 Dalam persidangan di Pengadilan Negeri Jakarta Barat (PN Jakbar), Rabu (01/03/2023), pengakuan mencengangkan kembali keluar dari Mami Linda. Linda alias Anita bersaksi keberatan dengan kesaksian Teddy Minahasa. "Saya keberatan dengan jebakan tuanmu. Harus saya katakan bahwa saya tidak pernah bertengkar dengan saksi," kata Mami Linda. Dia juga berbagi hubungan istimewanya dengan Teddy Minahasa dalam perjalanan perahunya ke Taiwan, membawa dua ton sabu di Laut Cina Selatan. Mami Linda mengaku sering tidur dengan Teddy. "Saksi dan saya sering tidur bersama di kapal. Bahkan sampai ke Taiwan," ujarnya. Pernyataan mencengangkan itu keluar dari bibir perempuan bernama asli Linda Pujiastuti itu saat ditanya hakim tentang hubungan keluarganya dengan  mantan Kapolda Sumbar. "Apakah kalian berhubungan?" tanya hakim.  Mami Linda kemudian menjawab bahwa dirinya memiliki hubungan yang "istimewa" dengan Teddy Minahasa. “Tidak, Yang Mulia,” jawab Mami Linda. "Tapi kami memiliki hubungan spesial yang spesial," lanjutnya. Penasaran dengan kesaksian Mami Linda, hakim kembali menegaskan hal yang sama.
 
 "Koneksi apa?" tanya hakim untuk kedua kalinya. “Hubungan spesialyang spesial,” kata Mami Linda sambil tersenyum. Jawaban Mami Linda sontak membuat  yang hadir di persidangan sedikit heboh. Selain itu dia juga mengaku  sebagai istri  Teddy Minahasa, sehingga tidak mungkin menjebak mantan Kapolda Sumbar itu. “Meski tidak diakui, saya menjadi saksi urut atas penghormatan Anda,” kata Mami Linda.

3. Mami Linda mengaku mualaf dan menikah Siri
 
Mami Linda juga mengaku mualaf dan melamar nikah siri. Linda mengaku takut berbuat dosa karena sering berhubungan seks dengan Teddy Minahasa. Hal itu disampaikan pengacara Linda Pujiastuti alias Anita Cepu dan Adriel Viari Purba di Pengadilan Negeri Jakarta Barat (PN Jakbari), Rabu (3/8/2023). Adriel mengatakan Teddy Minahasa dan Linda menikah di luar nikah  di Pelabuhan Ratu. Pihaknya tidak mempermasalahkan somasi Teddy Minahasa yang meminta bukti berupa foto, wali nikah atau surat-surat terkait nikah siri antara Teddy Minahasa dan Linda. "Kalau dibantah ya sah. Yang jelas kalau tidak bisa dibuktikan bukan berarti  tidak ada kasusnya," kata Adriel. Adriel mengatakan pernikahan siri itu terjadi setelah Teddy Minahasa dan Linda kembali dari Laut China Selatan, karena sering tidur bersama di atas kapal.
 
 "Kata ibu Linda, 'Saya  di panggil Ustaz Herman.'" Mereka menikah di Pelabuhan Ratu di Sukabumi. Ini terjadi setelah kembali dari Laut Cina Selatan. Karena mereka selalu berhubungan seks. Ibu Linda tidak mau karena dia pendosa, jadi dia mau menikah secara agama,” ujarnya.
 
 Saat kubu Teddy Minahasa melarang nikah siri karena Teddy Minahasa dan Linda berbeda agama, Adriel menyebut Linda sudah pindah agama atau masuk Islam. “Sudah ada syahadat dan kami menikah saat itu juga di masjid. Yang jelas selama ini Bu Linda membeberkan apa yang terjadi," ucapnya. Sekitar tahun 2005 atau 2006  kuliah di UI (Universitas Indonesia). Karena saya dan teman-teman sering  ke sauna atau spa di Hotel Classic Pecenongan sepulang kuliah," kata Teddy di Pengadilan Negeri Jakarta Barat, Rabu (3 Januari 2023). Teddy menjelaskan bahwa dia mengenal Linda sebagai Anita, yang merupakan resepsionis di hotel tersebut. Ia mengatakan, awal hubungannya dengan Linda hanya sebatas bisnis. "Jadi,  bisnis saja. Tidak ada yang lain," ujarnya. Lebih lanjut Teddy mengungkapkan, dirinya mengetahui nama asli Anita, Linda alias Mami Linda, saat kasus tersebut terungkap di pengadilan. Ia mengaku bebas mencantumkan nama-nama kontak di ponsel pribadinya. "Saya beri nama Anita Cepu karena itu  informan untuk saya. Makanya saya mau kasih nama," imbuhnya. 5. Mami Linda memiliki daya tarik mesra untuk Teddy Sebagai cinta bertepuk sebelah tangan, Mami Linda yang hanya dianggap  Teddy Minahasa sebagai "keju", justru menjuluki mantan Kapolda Sumbar itu "cinta". Pakar digital forensik Polda Metro Jaya Rujit Kuswinto menyiarkan langsung hal tersebut pada Rabu (03/07/2023) dalam persidangan terhadap tiga terdakwa lainnya yakni Linda Pujiastutia alias Mami Linda, AKBP Dody Prawiranegara dan Kasranto. Rujit menunjukkan screenshot percakapan Mami Linda dengan Teddy Minahasa sebagai  bukti. Daftar tersebut berisi kontak untuk seseorang bernama "My General" yang merupakan Teddy.


 
 Pasalnya,  Linda dengan gamblang menyebut nama Teddy Minahasa dalam percakapan tersebut. “Komunikasi  Linda dengan Jenderalku Pukul 13:35:50 WIB, Linda mengirimkan pesan: “Pak Teddy, maaf mengganggu, apakah bahan  sido lumer di situ? Bayer saya sudah siap, tapi saya terlalu malas untuk berurusan dengan Dody, itu benar-benar tidak menarik" (Pak Teddy, maaf atas keterlambatannya, bahannya tidak meleleh? Pembeli saya sudah siap, tapi saya terlalu malas untuk urus Dody, kan dia orang usta), kata Rujit Kuswinto Jenderal saya jawab, "Koordinasi dengan Dodi," lanjutnya. Pakar forensik digital Rujit Kuswinto membacakan petikan percakapan lain antara Mami Linda dan Mami Linda.

Aksi Biadab Oknum Pengasuh Ponpes Tega Cabuli 14 Santrinya di Batang

  Aksi Biadab Oknum Pengasuh Ponpes Tega Cabuli 14 Santrinya di Batang Dunia Mereka - Pelecehan seksual dan hubungan seksual dengan anak di...